Nama : Aditya Nugroho
Npm : 10512243
Kelas : 2PA06
E. Internet Addiction
Factor etiologi
Kecanduan
didefinisikan sebagai dorongan kebiasaan untuk terlibat dalam aktivitas
tertentu atau menggunakan zat, bukan dengan berdiri konsekuensi buruk
pada individu fisik, sosial, spiritual, mental, dan kesejahteraan
finansial. Alih-alih mengatasi hambatan hidup, mengatasi stres
sehari-hari dan menghadapi trauma masa lalu atau sekarang, pecandu
merespon maladaptif dengan beralih ke mekanisme koping semu. Biasanya,
kecanduan memanifestasikan karakteristik psikologis dan fisik. Sebagai
kecanduan perilaku, fokus pada isu-isu psikologis yang meningkatkan
konsumsi internet adalah membantu untuk membantu dalam pemahaman klinis
mengapa orang berlebihan.
Cognitive-behavioral Model:
Kecanduan teknologi sebagai bagian dari kecanduan perilaku: kecanduan
internet menampilkan komponen inti dari kecanduan (kedudukan kentara,
mood modifikasi, toleransi, penarikan, konflik dan kambuh). Dari
perspektif ini, pecandu internet ditampilkan arti-penting kegiatan,
sering mengalami keinginan dan perasaan disibukkan dengan internet saat
offline. Ia juga menunjukkan bahwa menggunakan internet sebagai cara
untuk menghindari perasaan mengganggu, mengembangkan toleransi internet
untuk mencapai kepuasan, mengalami penarikan, kapan mengurangi
penggunaan intenet, penderitaan saat meningkatnya konflik dengan orang
lain karena aktivitas, dan kambuh kembali ke internet juga tanda-tanda
kecanduan. Model ini telah diterapkan pada perilaku seks tersebut,
berjalan, konsumsi makanan, dan perjudian.
Neuropsychological Model: Seorang
individu akan diklasifikasikan sebagai pecandu internet asalkan ia
memenuhi siapa pun dari tiga kondisi berikut: (1) salah satu akan merasa
bahwa lebih mudah untuk mencapai aktualisasi diri secara online
daripada di kehidupan nyata, (2) salah satu akan pengalaman dysphoria
dan depresi setiap kali akses ke internet rusak atau kusut berfungsi,
(3) orang akan mencoba untuk menyembunyikan waktu penggunaan yang benar
nya dari anggota keluarga.
Situational Factors: Faktor
situasional berperan dalam pengembangan kecanduan internet. individu
yang merasa kewalahan atau yang mengalami masalah pribadi atau yang
experince mengubah hidup acara seperti divorve arecent, relokasi, atau
kematian dapat menyerap diri dalam dunia maya yang penuh fantasi dan
intrik
Jenis-jenis adiksi :
Internet
Addiction Disorder (IAD) atau gangguan kecanduan internet meliputi
segala macam hal yang berhubungan dengan internet seperti jejaring
sosial, email, pornografi, judi online, game online, chatting dan
lain-lain. Jenis gangguan ini memang tidak tercantum pada manual
diagnostik dan statistik gangguan mental, atau yang biasa disebut dengan
DSM, namun secara bentuk dikatakan dekat dengan bentuk kecanduan akibat
judi, selain itu badan himpunan psikolog di Amerika Serikat secara
formal menyebutkan bahwa kecanduan ini termasuk dalam salah satu bentuk
gangguan.
Adiksi terhadap internet terlihat dari intensi waktu yang
digunakan seseorang untuk terpaku di depan komputer atau segala macam
alat elektronik yang memiliki koneksi internet, dimana akibat banyaknya
waktu yang mereka gunakan untuk online membuat mereka tidak peduli
dengan kehidupan mereka yang terancam diluar sana, seperti nilai yang
buruk disekolah atau mungkin kehilangan pekerjaan dan bahkan
meninggalkan orang-orang yang mereka sayangi. Escape: Bagi sebagian
orang, penguatan utama untuk terlibat dalam perjudian internet akan
menjadi kepuasan mereka mengalami online. Dissociation Immersion: Media
internet dapat memberikan perasaan disosiasi atau perendaman dan dapat
memfasilitasi rasa melarikan diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar