Nama: Aditya Nugroho
Kelas : 2PA06
NPM : 10512243
A. Pengertian dan sejarah internet
Internet
adalah singkatan dari interconnected network. Internet merupakan sebuah
system komunikasi yang mampu menghubungkan jaringan-jaringan computer
di seluruh dunia. Pada tahun 1960-an departemen pertahanan Amerika
Serikat melalui Advance Research Projects Agency (ARPA) merintis sebuah
system jaringan ARPANET. ARPANET merupakan cikal bakal dari internet.
Pada
tahun 1980-an internet mulai digunakan secara terbatas untuk
menghubungkan beberapa universitas terkemuka di Amerika Serikat.
Protocol standart TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982. System
nama domain digunakan pada tahun 1984.
National Science Foundation
Network (NSFNET) dibangun pada tahun 1986 dan mulai menggantikan peran
ARPANET sebagai jaringan riset di AS. Beberapa jaringan internasional
diberbagai Negara mulai dibangun dan dihubungkan dengan NSFNET. ARPANET
dibubarkan pada tahun 1990, namun internet masih tetap berkembang hingga
sekarang.
Awalnya informasi yang bisa diperoleh melalui internet
hanyalah informasi berbasis teks. Pada tahun 1990, layanan berbasis
tampilan grafis yaitu World Wide Web (WWW) mulai dekembangkan oleh CERN.
Pada tahun 1993, interNIC didirikan untuk melayani pendaftaran nama
domain. Sekitar tahun 1994, internet mulai digunakan di Indonesia.
B. Koneksi Ke Internet
Setelah membangun koneksi internet, langkah yang harus dilakukan untuk menghubungkan dengan internet adalah sebagai berikut:
1. Tampilkan desktop computer.
2.
Jika sudah membuat koneksi internet melalui ISP, bernama benderaNET
(sebagai contoh), maka klik icon koneksi bertuliskan benderaNET pada
desktop computer menggunakan tombol mouse sebelah kanan.
3. Ketika muncul menu PopUp, klik connect.
4.
Klik tombol dial dengan nomor 080989999. Ketika proses koneksi dengan
internet berhasil, akan muncul sebuah pesan dipojok kanan bawah layar
monitor.
5. Setelah koneksi berhasil, internet dapat digunakan.
Lambatnya
koneksi internet disebabkan oleh beberapa factor, factor utamanya
adalah kapasitas bandwidth yang diberikan oleh ISP/penyedia jasa
internet kepada setiap pengguna berbeda.
C. Jenis Hubungan Koneksi Internet
Untuk
menghubungkan koneksi internet dapat menggunakan kabel merupakan jenis
koneksi yang memanfaatkan media kabel sebagai penghantarnya. Berikut
beberapa macam koneksi internet menggunakan media kabel:
1.
Dial-Up, merupakan koneksi internet yang memanfaatkan jalur telepon
dengan cara menghubungi nomor telepon khusus agar bisa digunakan untuk
berinternet.
2.
ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line),merupakan koneksi internet
broadband yang cepat dibandingkan dengan koneksi dial-up. ADSL/DSL
memiliki kecepatan transfer besar karena menggunakan jalur pita yang
lebar.
3.
Internet Cabel. Teknologi ini bekerja dengan memindahkan sinyal-sinyal
radio yang biasa di broadcast di udara menjadi bentuk sinyal-sinyal yang
dapat dilewatkan didalam bungkusan kabel coaxial.
D. Perangkat Yang Dibutuhkan
Untuk
mengoptimalkan koneksi internet, ada beberapa cara yang dapat
digunakan, yaitu penggunaan perangkat yang digunakan, software tweak
internet, browser yang digunakan, tweak registry, dan plugin tertentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar